1. Empirisme (realisme,
behaviorisme, eksperimentasisme)
a. Pendidikan
adalah berkuasa.
b.
Tidak ada pembawaan : anak lahir
kosong dengan budaya, tapi potensial secara biologis.
2. Implikasi
a. Pendidikan
berpusat pada pendidik.
b. Pendidikan
= pembentukan.
c. Pendidikan
= rekayasa pola tingkah laku.
d. Pendidikan
= internalisasi.
e. Pendidikan
= pembiasaan.
3. Naturalisme (idealisme,
thomisme, humanisme)
a. Pendidikan
tidak atau kurang berkuasa.
b. Anak
lahir dengan membawa bakat yang baik.
4. Implikasi
a. Pendidikan
berpusat pada anak (terdidik).
b. Pendidikan
= pemekaran potensi.
c. Pendidikan
= pertumbuhan dari dalam.
d. Pendidikan
= individualisasi/personalisasi.
e. Pendidikan
= belajar.
5. Developmentalisme,
teori konvergensi, realism kritis
a.
Pendidikan berpengaruh tapi
terbatas. Pendidikan adalah perpaduan atau resultante dari pertumbuhan bakat
dan pengaruh lingkungan.
b. Anak
lahir dengan membawa bakat yang perlu dirangsang agar berkembang lebih canggih.
6. Implikasi
a. Pendidikan
berpusat pada relasi antara pendidik dengan si terdidik atau situasi
pendidikan.
b.
Pendidikan = perpaduan antara
bakat dan pengaruh lingkungan.
c. Pendidikan
= kegiatan belajar-mengajar yang berlangsung dalam situasi khusus.
d.
Pendidikan = transaksi antara
pendidik dengan si terdidik.
(Mudyahardjo,
Redja. 2001. Pengantar Pendidikan.)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar