20 Fakta Konyol Tentang Sepak Bola Indonesia
Sepakbola merupakan Olahraga yang paling Fenomenal di Dunia,
Begitu juga dengan di Indonesia. di balik Kepopuleran Sepakbola di Indonesia
terselip fakta-fakta Menarik dan Juga Konyol, yaitu:
1. Hampir semua Nama Klub Sepak Bola Indonesia Berawalan huruf P
2. Cuma di Indonesia, klub dibiayai pemda dimana uangnya diperoleh dari rakyat.
3. Cuma di Indonesia pula, walikota/Bupati/Gubernur merangkap ketua klub.
4. Banyak pejabat di daerah terlibat kasus korupsi hanya gara-gara salah
mengelola keuangan klub dengan mencampur adukkan dengan Anggaran pendapatan dan
belanja daerah setempat.
5. Bisa jadi, di beberapa daerah, jumlah penonton yang membayar tiket
pertandingan dengan yang tidak membayar berbanding 50-50.
6. Di musim hujan, tempat paling strategis menonton pertandingan adalah di
bawah pohon tinggi yang menjulang di balik tembok stadion.
7. Penonton Indonesia dikenal fanatik, nekat dan tak takut mati, bahkan mungkin
lebih nekat dari Hooligan Inggris. Mereka berani memanjat menara lampu stadion
yang tinggi di tengah hujan demi bisa menonton pertandingan secara gratis.
8. Untuk bertahan di tengah kompetisi yang ketat, pemain Indonesia harus
dibekali dengan skill sepakbola, lari, dan pencak silat atau tinju. Lari utuk
menghindari kejaran penonton suporter atau manajer lawan yang mengamuk karena
kalah, pencak silat atau tinju untuk membela diri jika sudah terpojok dengan
lawan atau ketika emosi dengan keputusan wasit.
9. Bus klub yang digunakan untuk mengangkut pamain sebaiknya haruslah berlapis
baja. Karena jika tidak, bisa ringsek dihadang suporter tim lawan yang
menghadang di jalan.
10. Sulit mendapatkan sisi lapangan yang tidak terggenang air ketika hujan di
Indonesia.
11. Ajaib! Ketua umumnya masuk penjara tapi masih bisa memimpin organisasi
PSSI.
12. Tak usah takut dengan skorsing yang dijatuhkan oleh komisi disiplin, karena
nantinya pasti akan diampuni oleh ketua umum.
13. Jarak laga tandang yang harus dilakoni sebuah klub di
Indonesia bisa jadi yang terjauh. Bayangkan jika klub asal Aceh harus terbang
ke Papua atau sebaliknya.
14. Di Indonesia, petugas keamanan menghadap ke lapangan bukan ke arah
penonton, bahkan beberapa di antaranya terlihat duduk dan bersorak memberi
dukungan untuk tim tuan rumah.
15. Cuma di Indonesia, polisi turun tangan melerai dan menangkap dua pemain
yang bertikai di lapangan. Bahkan sempat memenjarakannya.
16. Di Indonesia, yang memukul bukan hanya pemain dan offisial, wasit pun tak
mau kalah.
17. Kadang-kadang, lapangan juga dijadikan tempat membuang sampah oleh
penonton, terutama jika tim kesayangannya kalah.
18. Jika sebelum pertandingan lapangan disterilkan, seringkali akan ditemukan
banyak benda berbau klenik di seputaran gawang.
19. Meski telah diperiksa petugas sebelum masuk, masih banyak penonton
membunyikan peluit di tengah atau akhir pertandingan. Tidak diketahui dimana
mereka menyembunyikan benda terlarang tersebut, kemungkinan di daerah
"terlarang" yang bebas razia.
20. Menonton kompetisi liga super Indonesia seperti menonton liga eks-patriat
di negeri sendiri, jumlah pemain asing yang dimainkan hampir lebih banyak dari
pemain lokal. Sayangnya, kualitas pemain asing rata-rata tidak lebih baik dari
pemain lokal. Umumnya mereka lebih besar, tinggi dan garang di lapangan.